Rabu, 11 Mei 2011

TEKNOLOGI ATM BERSAMA

TEKNOLOGI ATM BERSAMA


Dalam dunia perbankan tidak asing lagi kita mendengar istilah ATM(kartu ATM),merupakan bentuk peningkatan teknologi perbankan yang tujuanya untuk meningkatkan mutu pelayanan terhadap pelanggan dalam hal ini adalah para nasabah bank.Cara pembuatanya sangat mudah,kita bisa melaukanya dengan mendatangi sebuah bank yang tentunya kita sudah mempunyai nomor rekening yang sudah terdaftar,dimulai dengan mengisi form aplikasi dari bank,masukan data pribasi dengan lengkap sesaui yang di tentukan kemudian diserahkan ke teller untuk proses pendaftaran kartu ATM.

ATM hanya bisa digunakan untuk satu bank saja,sedangkan ATM bersama bisa dipgunakan untuk beberapa bank yang sudah bekerjasama dalam meningkatakan mutu pelayanan kepada masyarakat terutama nasabah bank.ATM Bersama memungkinkan nasabah berbagai bank berbeda untuk melakukan transaksi di ATM milik bank lain pengguna ATM Bersama. ATM Bersama yang dikelola oleh penyedia jasa tertentu, ini terbukti memberikan berbagai kemudahan bagi bank penggunanya.

Teknologi ini telah ada sejak tahun 1989 namun baru benar-benar berkembang sejak terjadinya krisis moneter di tahun 1997.Pada Awalnya bank-bank tidak mau bergabung karena mereka yakin sanggup menyediakan sendiri tanpa harus bekerjasama dengan bank lain. Namun, ketika terjadi gejolak krisis ekonomi yang menyebablan meningkatnya nilai dollar sehingga mempengaruhi kemampuan bank untuk memmbeli mesin ATM yang baru,hal ini yang mendorong bank-bank bekerjasama memanfaatkan ATM bersama.

Perkembangan Teknologi Informasi (IT) mempunyai peranan yang sangat penting dalam tekknologi ATM Bersama ini. Teknologi ini sangat rumit, karena penyedia layanan harus mengatur transaksi antara bank-bank diseluruh Indonesian yang jumlahnya puluhan bank pengguna ATM Bersama. Yaitu harus melakukan kliring antar bank yang melakukan transaksi dengan fasilitas ATM bersama.


Kemudahan teknologi ATM bersama sangat dirasakan oleh nasabah,tanpa harus mencari mesin ATM yang dimiliki oleh suatu bank tertentu,bisa kita lakukan transaksi pada mesin ATM bersama yang banyak kita jumpai diberbagi tempat diseluruh Indonesia meskipun jumlahnya tidak sebanyak mesin ATM biasa,namun sangat mengena sasaran peningkatan pelayanan meskipun perkembangan teknologi tidak berhenti sampai disini.

E-BANKING MOBILE

Bank menyediakan layanan Electronic banking untuk memenuhi kebutuhan nasabah sebagai alternative dari melakukan transaksi selain di kantor perbankan dan ATM.beberapa layanan yang disediakan diantarnay adalah Internet Banking,Mobile Banking,Phone Banking,SMS banking.

Cara memperoleh layanan E-banking(Electronic Banking) dengan kita telah menjadi nasabah memiliki rekening tabungan dapat melakukan pengajuan layanan E-banking.

Mobile Banking

Adalah salah satu layanan perbankan (E-Banking)yang dapat kita lakukan melalui akses handphone dengan cara SMS.

Jenis transaksi yang bisa dilakukan:

· Informasi Saldo

· Transfer

· Pembayaran tagihan(Listrik,Kartu kredit,Telepon)

· Pembelian(Pulsa electronic)

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Mobile Banking:

ü Kita harus mengamankan PIN mobile banking yang kita miliki.

ü Kita bebas membuat PIN sesuai keinginan,dan segera mengganti PIN jika diketuji oleh orang lain.

ü Jika SIM card kita hilang segera beritahukan ke bank agar bisa mengantisipasi penyalagunaanya.

Dengan menggunkan E-mobile banking kita bisa menaperoleh pelayanan informasi dan transaksi perbankan sehingga membuat aktifitas lebih efisien,akan tetapi beberapa hal yang perlu kita perhatikan tersebut diatas sangat penting demi menjaga keamanan informasi perbankan.

ATM

ATM

Perkembangan teknologi informasi mampu mengubah system penanganan pekerjaan salah satunya dalam dunia perbankan,biasanya diiplementasikan dalam bentuk aplikasi software maupun hardware.Aplikasi software umumnya diterapakan dalam membantu penyelesaian pekerjaan-pekerjaan perkantoran atau perbankan,sedangkan aplikasi hardware banyak diterapkan dalam alat-alat transaksi,misalnya ATM (Automated Teller Machine) yang kita kenal di Indonesia sedangkan nama lain yang mempunyai makna kurang lebih sama halnya ATM adalah Automatic Bancking Machine,Cash Machine.

Arsitekture ATM

Pada era modern banyak peralatan yang didesain dengan simple namun fungsinya lebih aman dan maksimal .Sama halnya pada mesin ATM desainya terdiri dari display(sebagsi tamplan output) ,card reader(membaca identias dari pengguna kartu ATM),CPU(sebagai interface dan transaksi) dan cash cartridge.Kartu ATM (ATM Card),desainya sangat simple dengan ukuran yang mini seperti ukuran kartu nama,ini sangat mudah dibawa kemana-mana.Bahan yang digunakan adalah plastic dengan magnetic strip atau chip sehingga tidak mudah rusak.Magnetic strip ini menyimpan identitas pengguna sehingga pada saat dimasukan ke mesin ATM dengan no pin akan diidentifikasi oleh card reader.

Cara penggunaan ATM

Penggunaan ATM sangatlah mudah ,kita bisa menemukan di tempat-tempat yang biasa banyak dikunjungi orang,miaslnya kantor bank,Mall,pasar,SPBU,dan tempat-tempat lainya dipinggir jalan pun bisa kita temukan,untuk keamanan dari mesin ATM biasanya ditempatkan pada ruangan tertentu yang tertutup dan mudah dilihat orang yang sedang melintas.

Cara singkat menggunakan mesin ATM adalah sbb:

· Pastikan Kartu ATM tidak rusak.

· Masukan Kartu ATM ke mesin sesuai petunjuk yang sudah ada.

· Masukan nomor PIN,jika salah maka tidak bisa terbaca oleh mesin ATM (sangat rahasia jangan sampai orang lain mengetahuinya)

· Pada display akan menampilkan pilihan menu(missal:cek saldo,penarikan tunai,transfer,dll).

· Setelah transaksi selesai,maka akan dicetak bukti transaksi.

· Kartu ATM kita ambil kembali dan selesai .

Kelebihan ATM

Keberadaan ATM sangatlah berguna bagi pengguna jasa perbankan terutama para nasabah,terutama yang mempunyai kesibukan yang sangat padat,bisa dilaukukan transaksi tanpa harus datang ke kantor bank,cukup ke mesin ATM terdekat kita bisa bertransaksi dengan mudah ,cepat dan aman.

Minggu, 23 Januari 2011

PERENCANAAN & ANALISIS SISTEM

Perencanaan sistem merupakan salah satu tahapan atau fase pengembangan sistem yang pertama,dalam tahap ini menentukan suatu rangkaian atau kerangka kerja yang menyeluruh.Bagian ini melibatkan para manajer atau para senior yang profesional guna menemukan strategi untuk mendukung rencana yang telh ditetapkan oleh suatu organisasi


Perencanaan Sistem terdiri dari :

  • Perencanaan jangka pendek ,yaitu jangka waktu dari 1 tahun sampai dengan 2 tahun
  • Perencanaan jangka panjang,yaitu jangka waktu sampai maksimal 5 tahun.

Dalam Perencanaan sistem harus memperhatikan faktor kelayakan dari rencana tersebut,yang mengutamakan kemungkinan keberhasilan

Dari sistem yang akan dikembangkan.

Faktor kelayakan harus meliputi kriteria berikut ini:

  • Kelayakan Teknik /Technical Feasibility
  • Kelayakan Ekonomi/Economic Feasibility
  • Kelayakan Hukum/Legal feasibility
  • Kelayakan Operasional/Operational Feasibility
  • Kelayakan Jadwal/Schedule Feasibility

Langkah –langkah yang dilakukan seorang analis dalam menganalisis Sistem,sebagai berikut :

  • Identifikasi masalah

Ø Persediaan barang yang melebihi stok maksimal

Ø Penurunan kwalitas produk

Ø Konsumsi bahan yang tidak ekonomis

Ø Evaluasi biaya produksi

Ø Delivery Order yang terhambat

Ø Proses pembuatan bukti transaksi

  • Memahami sistem yang sedang berjalan / yang sudah ada

Ø Penentuan jadwal pengamatan /observasi

Ø Penentuan tugas

Ø Pengumpulan hasil

  • Melakukan analisis

Ø Analisa kelemahan sistem

Ø Analisa standar kerja

Ø Analisa dokumentasi

  • Laporan analisis

Ø Laporkan ke manajemen

Ø Meminta saran atau masukan

Ø Meminta persetujuan

Teknik-teknik pengumpulan fakta sangat penting untuk medukung memperoleh suatu data yang berupa fakta yaitu kejadian yang sebenarnya,bukan sebuah rekayasa,sebagai berikut:

  • Mengetahui dan menentukan tujuan pengumpulan fakta
  • Menentukan jadwal
  • Menentukan area,wilayah atau batasan
  • Mengamati secara langsung (tidak berupa data)
  • Dilakukan secara berulang ulang
  • Dokumentasi fakta


Lihat tugas minggu 11 sampai 14.